Logo Universitas Gunadarma

Kamis, 03 Juni 2010

Mengenali 15 Tanda Kanker

Bahaya mengintai kaum pria jika mereka tidak waspada terhadap gejala - gejala kanker. Padahal jika waspada dan sejak dini menemukan gejalanya, maka pengobatan akan lebih mudah. Bila sudah terlambat, kanker bisa menyebar ke berbagai organ tubuh dan bakal sulit sembuh. Karena itu, mari kita kenali gejala - gejala berikut :


1. Bila ada massa di payudara
Mungkin tidak pernah terpikir di benak Anda bahwa pria bisa saja terkena kanker payudara meski hal ini jarang terjadi. Setiap ada benjolan di payudara sebaiknya perlu diwaspadai terutama jika keluar cairan dari puting.

2. Rasa nyeri
Makin bertambah usia, makin sering Anda rasakan sakit dan nyeri. Rasa nyeri yang terus-menerus terjadi bisa merupakan tanda kanker meski timbulnya nyeri ini bukan disebabkan oleh kanker.

3. Perubahan pada testis
Kanker testis/buah pelir sering muncul pada pria usia 20 - 39. Setiap perubahan ukuran pada testis, baik membesar maupun mengecil, harus tetap diwaspadai. Begitupula jika terjadi pembengkakan maupun perasaan berat di skrotum. Kadang kanker testis bisa berkembang sangat cepat, sehingga akan lebih baik jika Anda mengetahuinya sedini mungkin.

4. Perubahan pada kelenjar getah bening
Jika Anda menyadari ada benjolan atau pembengkakan di ketiak maupun leher atau di mana saja, waspadalah! Apalagi jika benjolan itu membesar dari hari ke hari dan berlangsung lama bahkan hingga lebih dari satu bulan.

5. Demam
Selain menandai beragam penyakit seperti radang paru, tenggorokan dan infeksi, demam juga bisa menandai adanya kanker. Seringkali demam muncul ketika kanker sudah menyebar ke organ tubuh lainnya.

6. Berat badan turun dratis tiba-tiba
Penurunan berat badan yang tiba - tiba (lebih dari 10 persen berat badan) dan di luar dugaan, tanpa upaya tersendiri dalam waktu singkat perlu diwaspadai.

7. Gangguan nyeri perut dan depresi
Setiap pria yang mengalami gangguan nyeri perut disertai depresi perlu diperiksa lebih lanjut, karena para ahli menemukan adanya hubungan antara depresi dengan kanker pankreas.

8. Lelah berlebihan
Seperti demam, lelah berlebihan yang tidak membaik dengan istirahat juga bisa menjadi salah satu gejala kanker. Biasanya kondisi ini timbul setelah kanker berkembang meski bisa terjadi juga pada fase dini seperti pada leukemia atau kanker usus besar.

9. Batuk tak sembuh
Batuk selalu dikaitkan dengan flu dan alergi. Akan tetapi batuk terus menerus dalam periode lama, sekitar tiga atau empat minggu harus diperhatikan karena bisa merupakan gejala kanker atau pertanda adanya masalah lain seperti radang paru - paru kronis.

10. Sulit menelan
Beberapa pria menyepelekan kondisi ini. Karena itu cukup diberi banyak cairan seperti mengonsumsi sudah selesai. Padahal gejala ini bisa saja menandai adanya kanker pada saluran pencernaan, seperti kanker esofagus.

11. Perubahan pada kulit
Anda harus memperhatikan bukan hanya pada perubahan di tahi lalat, tetapi perhatikan juga pigmentasi kulit. Perdarahan di kulit atau kulit yang mengelupas hebat dalam waktu beberapa minggu dan tidak hilang bisa merupakan salah satu pertanda kanker kulit.

12. Terjadi perdarahan di tempat yang tidak seharusnya
Kapanpun Anda melihat adanya darah dari bagian tubuh yang tidak seharusnya seperti batuk atau muntah darah, perdarahan di feses dan urin, saatnya menemui dokter dan mengetahui penyebabnya sesegera mungkin karena bisa saja kanker penyebabnya.

13. Perubahan di mulut
Jika Anda merokok atau mengunyah tembakau, waspadalah bila ada bercak putih di dalam mulut atau titik putih yang tidak hilang di lidah, karena ini merupakan tanda leukoplakia (area tempat kanker berada sebelum muncul) yang bisa saja menjadi kanker mulut jika terus menerus iritasi.

14. Problem saat berkemih
Dengan bertambahnya usia seorang pria, maka problem saat berkemih menjadi makin sering. Bisa terjadi perasaan tidak lampias saat berkemih, ketidakmampuan menahan kencing, bahkan frekuensi kencing yang makin sering. Tapi waspadalah jika keadaan ini tidak membaik dan bertambah parah karena bisa merupakan pertanda kanker meski pembesaran prostat di usia lanjut juga bisa menyebabkannya.

15. Gangguan pencernaan
Gangguan pencernaan yang terus menerus bisa saja merupakan indikasi adanya kanker pada esofagus, tenggorokan atau perut.

Berikan sedikit waktu Anda untuk mengamati dan menyayangi diri sendiri. Bukankah lebih baik jika problem kesehatan Anda teratasi sedini mungkin? Semoga petunjuk ini bisa membuat Anda lebih waspada dalam mengenali gejala - gejala kanker sebelum terlambat.

oleh dr. Intan Airlina Febiliawanti

Sumber : matabumi.com

Ciuman, Hati-hati Terkena Kanker!

Mencium pasangan di bibir merupakan salah satu cara menuangkan hasrat cinta ke pasangan. Berciuman juga seringkali digunakan untuk foreplay sebelum berlanjut ke tahap yang lebih dalam.


Di balik nikmatnya sebuah ciuman, ternyata ada efek negatif bagi yang melakukannya.Sebuah studi di Ohio State University, Amerika Serikat menyebutkan bahwa hubungan oral seperti ciuman dapat meningkatkan resiko terinfeksi human papilloma virus (HPV). Virus HPV adalah virus penyebab kanker, termasuk kanker serviks.

Studi tersebut melibatkan 332 orang dewasa dan 210 mahasiswa. Hasilnya 4.8% orang dewasa dan 2.9% mahasiswa terinfeksi HPV dari berhubungan oral misalnya ciuman seperti yang detikhot kutip dari health24, Rabu (27/05/09).

Pada orang dewasa, penyebaran HPV terjadi pada perokok dan hubungan oral lebih dari sepuluh kali. Hal tersebut juga menjadi sebab penyebaran HPV terhadap mahasiswa.

Ada beberapa cara mengindari HPV, seperti menjalankan pola hidup sehat. Pemberian vaksin pada usia 9 dan 12 tahun juga dapat menghindari terinfeksinya HPV. (kee/kee)

Sumber : matabumi.com

Hasil Penelitian Terbaru:Tomat Ungu Penghalau Kanker

PARA ahli di Inggris saat ini tengah mengembangkan sejenis tomat berwarna ungu yang diklaim memiliki faedah menghambat pertumbuhan sel kanker. Tomat jenis baru hasil penyilangan gen ini diyakini para ahli mengandung banyak pigmen antioksidan disebut anthocyanin yang berperan penting menghalau tumor dan kanker.


Seperti dilaporkan jurnal, Nature Biotechnology, tim ilmuwan dari John Innes Centre, Norwich, berhasil menciptakan jenis tomat varian baru hasil kombinasi dengan gen-gen dari bunga snapdragon atau Antirrhinum majus.

Bunga snapdragon memang dikenal sebagai salah satu tumbuhan yang kaya anthocyanin, zat yang juga ditemukan pada berbagai jenis berry berwarna gelap seperti blackberry, cranberry dan chokeberry.

Dalam riset terbarunya, tomat hasil rekayasa genetika ini telah diujicoba pada tikus di laboratorium. Hasilnya, kelompok tikus pengidap kanker yang diberikan tomat ungu mampu bertahan hidup lebih lama secara signifikan dibandingkan kelompok tikus dengan diet standar, baik yang diberi atau tanpa diberi tomat biasa.

"Efeknya ternyata lebih besar dari yang kami harapkan ," ungkap pimpinan riset Cathie Martin, yang juga ahli biologi tumbuhan.

Martin menambahkan, meski buah-buahan seperti blackberry atau blackcurrant berkhasiat mencegah timbulnya kanker, sakit jantung atau gangguan syaraf, tetapi belum banyak orang yang mengonsumsinya.

Dengan fakta itu, para ahli mencoba menciptakan buah tomat yang mengandung banyak anthocyanin dengan bantuan gen-gen bunga snapdragon. Pada prosesnya, kata para ahli tomat yang biasanya berwarna merah berubah menjadi ungu.

Para ahli juga menyatakan, uji coba buah tomat ini terhadap manusia masih belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Yang menjadi sasaran selanjutnya adalah meneliti bagaimana kandungan antioksidan dalam tomat ungu benar-benar dapat mempengaruhi perkembangan sel-sel tumor demi meningkatkan kualitas kesehatan.

Sumber : matabumi.com

Penelitian Terbaru, Kulit Semangka Bisa Menjadi Obat

Hasil penelitian terbaru, seperti dikutip kantor berita Arab Saudi (SPA) Minggu (22/7), menyebutkan bahwa kulit semangka juga dapat menyembuhkan sedikitnya lima macam penyakit.

Penyakit-penyakit yang bisa disembuhkan oleh kulit semangka adalah darah tinggi kronis, radang ginjal, sulit buang air kecil, sulit buang air besar kronis dan penyakit dropsy (sakit gembur-gembur).

Hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Medis Biologi yang disiarkan oleh Majalah Riset Medis Yordania itu juga memberikan jaminan bagi pasien dapat sembuh setelah melakukan pengobatan selama sebulan dengan teratur.

Untuk darah tinggi disarankan untuk mengeringkan kulit semangka lalu ditumbuk halus. Setiap hari diambil 20 gram dari kulit yang telah ditumbuk itu dan dimasak dengan air secukupnya. Pasien yang meminumnya secara teratur selama sebulan, penyakit darah tingginya bisa tersembuhkan secara total.Sedangkan empat penyakit lainnya disarankan untuk memotong kecil kulit semangka tersebut lalu dimasak sehingga menjadi adonan lalu disimpan di dalam botol kaca yang ditutup rapi.

Pasien penderita radang ginjal, sulit buang air kecil, sulit buang air besar kronis dan penyakit gembur-gembur, dianjurkan memakan adonan tersebut satu sendok makan sehari sebelum sarapan selama sebulan.“Apabila pasien mengikuti petunjuk tersebut dengan teratur paling sedikit selama sebulan penuh, maka penyakit-penyakit tersebut akan sembuh total dengan izin Allah,” demikian hasil penelitian tersebut.

Dengan adanya hasil penelitian terbaru tersebut, warga Arab yang dikenal memang doyan makan buah semangka, kemungkinan tidak akan membuang kulitnya ke sampah, tapi akan disimpan menjadi bahan obat.

Sumber : http://aqilzein.wordpress.com/2007/07/25/penelitian-terbaru-kulit-semangka-bisa-menjadi-obat/

Penyebab, Sebab dan Akibat Pencemaran Lingkungan Pada Air dan Tanah - Kesehatan Lingkungan - Ilmu Sains Biologi

Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan sebagian besar disebabkan oleh tangan manusia. Pencemaran air dan tanah adalah pencemaran yang terjadi di perairan seperti sungai, kali, danau, laut, air tanah, dan sebagainya. Sedangkan pencemaran tanah adalah pencemaran yang terjadi di darat baik di kota maupun di desa.

Alam memiliki kemampuan untuk mengembalikan kondisi air yang telah tercemar dengan proses pemurnian atau purifikasi alami dengan jalan pemurnian tanah, pasir, bebatuan dan mikro organisme yang ada di alam sekitar kita.

Jumlah pencemaran yang sangat masal dari pihak manusia membuat alam tidak mampu mengembalikan kondisi ke seperti semula. Alam menjadi kehilangan kemampuan untuk memurnikan pencemaran yang terjadi. Sampah dan zat seperti plastik, DDT, deterjen dan sebagainya yang tidak ramah lingkungan akan semakin memperparah kondisi pengrusakan alam yang kian hari kian bertambah parah.

Sebab Pencemaran Lingkungan di Air dan di Tanah :
1. Erosi dan curah hujan yang tinggi.
2. Sampah buangan manusia dari rumah-rumah atau pemukiman penduduk.
3. Zat kimia dari lokasi rumah penduduk, pertanian, industri, dan sebagainya.

Salah satu penyebab pencemaran di air yang paling terkenal adalah akibat penggunaan zat kimia pemberantas hama DDT. DDT digunakan oleh para petani untuk mengusir dan membunuh hama yang menyerang lahan pertanian.

DDT tidak hanya berdampak pada hama namun juga binatang-binatang lain yang ada di sekitarnya dah bahkan di tempat yang sangat jauh sekalipun akibat proses aliran rantai makanan dari satu hewan ke hewan lainnya yang mengakumulasi zat DDT. Dengan demikian seluruh hewan yang ada pada rantai makanan akan tercemar oleh DDT termasuk pada manusia.

DDT yang telah masuk ke dalam tubuh akan larut dalam lemak, sehingga tubuh kita akan menjadi pusat polutan yang semakin hari akan terakumulasi hingga mengakibatkan efek yang lebih menakutkan.

Akibat adanya biological magnification / pembesaran biologis pada organisme yang disebabkan oleh penggunaan DDT.
a. merusak jaringan tubuh makhluk hidup
b. menimbulkan otot kejang, otot lehah dan bisa juga kelumpuhan
c. menghambat proses pengapuran dinding telur pada hewan bertelur sehingga telurnya tidak dapat menetas.
d. lambat laun bisa menyebabkan penyakit kanker pada tubuh.

Sumber : http://organisasi.org/penyebab_sebab_dan_akibat_pencemaran_lingkungan_pada_air_dan_tanah_kesehatan_lingkungan_ilmu_sains_biologi